Sinopsis Novel Laut Bercerita karya Leila S Chudori



Sinopsis Novel Laut Bercerita 

Laut Bercerita adalah salah satu novel fenomenal dari penulis terkenal, Leila S Chudori. Terinspirasi dari kisah nyata, Sinopsis Novel Laut Bercerita mengisahkan tentang kehidupan aktivisme di masa 1990-an. Di mana pada masa itu, kebebasan berpendapat masih sangat ditentang. Hilangnya aktivis mahasiswa ini masih menjadi misteri besar yang belum terungkap hingga saat ini. Dengan latar waktu tahun 90-an, novel ini menyoroti tema kekeluargaan dan kehilangan tokoh-tokohnya pada kehidupan masa lalu yang penuh dengan peristiwa menegangkan dan tak terlupakan.

Alur cerita dalam novel ini terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama berdasarkan sudut pandang tokoh utama bernama Biru Laut, dan bagian kedua mengambil sudut pandang dari Asmara Jati yaitu adik dari Laut. Berikut sinopsisnya.

Diceritakan dari sudut pandang Biru Laut. Ia adalah seorang mahasiswa Sastra Inggris UGM yang sangat kritis. 

Laut yang menyukai dunia sastra menyukai buku-buku sastra Indonesia maupun asing. Salah satu buku sastra yang disukai Laut adalah buku-buku Pramoedya Ananta Toer yang saat itu dilarang beredar. Laut membacanya secara diam-diam. Dia juga memperbanyaknya secara sembunyi-sembunyi di sebuah tempat fotokopi rahasia.

Di tempat fotokopi itulah Laut kemudian bertemu dengan Kinan mahasiswi FISIP yang memperkenalkannya dengan organisasi tersembunyi bernama Winatra. Winatra berisi sekumpulan pemuda dan mahasiswa yang aktif dan kritis. Winatra melakukan berbagai aksi untuk melawan pemerintah dengan membela hak rakyat. Dengan visi tersebut, jelas Winatra jadi organisasi yang dilarang dan diburu.

Sialnya, keberadaan Winatra akhirnya bocor karena ada seorang yang berkhianat. Para anggota Winatra akhirnya diburu, bahkan sebelum melakukan mulai melakukan aksinya. Laut sebagai salah satu anggota Winatra pun turut menjadi target. Sampai akhirnya Laut dan teman-temannya berhasil ditangkap. Mereka disekap dan diinterograsi dengan cara-cara yang tak manusiawi dengan tujuan untuk mengungkap siapa dalang dibalik gerakan yang mereka lakukan. perlahan, Laut dan teman-temannya seolah hilang. Mereka hilang begitu saja, seolah memang dilenyapkan.

Bagian kedua Laut Bercerita berkisah dari sudut pandang Asmara yang merupakan adik dari Laut. Bagian kedua Laut Bercerita mengisahkan hari-hari setelah menghilangnya Laut dan teman-temannya. Di ceritakan bagaimana rasa kehilangan itu begitu menyiksa bagi keluarga dan orang-orang terdekat.

Beda dengan Laut yang menyukai sastra, Asmara adalah sosok yang sangat menyukai dunia sains. Namun, apa yang dialami sang kakak akhirnya turut membentuk Asmara jadi perempuan yang kuat dan kritis. Asmara dan keluarganya yakin bahwa suatu saat Laut akan pulang ke rumah. Karenanya, setiap minggu keluarga mereka menyediakan satu piring khusus di meja makan untuk Laut yang diharap pulang secara tiba-tiba. Sembari meyakini bahwa sang kakak akan pulang, Asmara dan keluarganya tak diam saja. Asmara tetap bergerak berusaha menemukan jejak demi jejak keberadaan sang kakak terakhir kali. Asmara juga berusaha menggali menemukan bukti demi bukti untuk mengungkap hilangnya Laut dan teman-temannya, para aktivis lainnya.

Dari dasar laut yang sunyi, Biru Laut seolah bercerita kepada dunia tentang apa yang terjadi padanya dan teman-temannya.

Novel Laut Bercerita ini mengajak pembaca untuk merenungkan masa lalu yang penuh dengan kepahitan dan kekejaman. Selain itu, terdapat pesan yang menggambarkan semangat perjuangan dan kebebasan yang diusung oleh para aktivis muda.

Melalui cerita ini, Leila S. Chudori membangkitkan kesadaran pembaca akan sejarah yang kelam, dengan menghadirkan kisah yang penuh keindahan dan kebengisan.


Komentar